Bilakah kau menyadari??

Bilakah kau menyadari??

Cahaya terang di balik gedung itu adalah bintang. Setia menemani meski berada di antara gemerlap cahaya neon. 

Ia sendiri, namun menawan hati. Mengajakku melanglang buana dengan kerlip sekaratnya. 

Bilakah kau menyadari??

Dialah cahaya yang selalu menemani. Tak perlu bersolek diri. Cukup dengan menjalani putarannya. 

Bilakah, kau, menyadari??

Aku tak ingin berpaling darinya, sang bintang gemintang yang senantiasa berkilau, meski gedung – gedung congkak menjulang. 
Cikini 5 April 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s